Gebyar Lebaran OW Waduk Gajah Mungkur Lampaui Target, Jembatan Kaca Jadi Magnet Wisata
Libur Lebaran tahun ini membawa cerita ramai ke kawasan Obyek Wisata Waduk Gajah Mungkur (OW WGM), Wonogiri. Ribuan pengunjung datang silih berganti, menjadikan kawasan waduk kembali hidup sebagai...
Libur Lebaran tahun ini membawa cerita ramai ke kawasan Obyek Wisata Waduk Gajah Mungkur (OW WGM), Wonogiri. Ribuan pengunjung datang silih berganti, menjadikan kawasan waduk kembali hidup sebagai tujuan plesiran favorit warga lokal hingga wisatawan dari Solo dan Yogyakarta. Berbagai event dan wahana baru dinilai berhasil menggerakkan roda pariwisata sekaligus mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Sejak hari pertama Lebaran, suasana OW WGM tampak berbeda. Antrean pengunjung mengular, suara tawa anak-anak bercampur dengan riuh wisatawan yang mengabadikan momen. Bupati Wonogiri Setyo Sukarno menyebut, event wisata yang digelar di OW WGM memang dirancang untuk menarik kunjungan dan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.
Kini, OW WGM dikelola secara profesional oleh PT Giri Aneka Usaha (GAU). Pengelolaan ini membawa semangat baru, salah satunya dengan menghadirkan jembatan kaca yang langsung mencuri perhatian. Direktur PT GAU, Suharsono, mengungkapkan sejak dibuka perdana pada hari H Lebaran, jembatan kaca telah dilewati sekitar 10 ribu pengunjung.
Puncak kunjungan tercatat pada 2 hingga 3 April 2025. Dalam dua hari tersebut, jumlah wisatawan yang masuk ke OW WGM mencapai 2.500 hingga 3.000 orang per hari. Hingga Sabtu, 5 April 2025, total pengunjung sejak Lebaran tercatat sekitar 44 ribu orang—angka yang melampaui target awal sebanyak 34 ribu pengunjung selama periode Gebyar Lebaran 31 Maret hingga 6 April 2025.
Tak hanya jembatan kaca, sejumlah wahana lain turut memantik antusiasme. Anak-anak tampak antusias mengikuti animal feeding dengan memberi makan gajah. Sementara itu, wahana permainan anak dan perahu wisata di area waduk menjadi pilihan keluarga untuk menikmati sore.
Bagi banyak pengunjung, OW WGM bukan sekadar tempat wisata, melainkan bagian dari pengalaman pulang kampung. “Ibarat kata, belum ke Wonogiri kalau belum ke Waduk Gajah Mungkur,” ujar Bupati Setyo. Kalimat itu terasa nyata melihat antusiasme warga yang datang bersama keluarga. Ramainya OW WGM menjadi tanda bahwa pariwisata, jika dikelola serius dan kreatif, mampu menjadi penggerak ekonomi daerah sekaligus ruang rekreasi yang membekas di ingatan.



No Comment! Be the first one.